
Kalau berbicara soal kuliner berkuah santan yang kaya rasa di Semarang, nama Nasi Gandul Pak Memet sering muncul dalam rekomendasi warga lokal. Meski nasi gandul berasal dari Pati, Jawa Tengah, versi Pak Memet di Semarang dikenal punya cita rasa yang konsisten, kuah gurih yang khas, dan porsi yang memuaskan.
Tempatnya sederhana, tidak terlalu mencolok dari luar, tetapi selalu ramai saat jam makan malam. Inilah salah satu kuliner yang sering disebut sebagai hidden gem oleh penikmat makanan tradisional.
Nasi gandul adalah hidangan nasi putih yang disiram kuah santan berempah, lalu diberi irisan daging sapi, kikil, atau bagian jeroan sesuai pilihan. Penyajiannya khas menggunakan alas daun pisang, sehingga aroma nasi dan kuahnya semakin menggugah selera.
Nasi Gandul Pak Memet dikenal luas di Semarang sebagai salah satu penjual nasi gandul yang ramai pelanggan. Kuahnya cenderung gurih-manis khas Jawa Tengah, dengan potongan daging yang empuk dan tidak amis. Banyak pelanggan datang berulang kali karena rasanya stabil dari waktu ke waktu.
Informasi alamat dan jam operasional merujuk pada data Google Maps serta ulasan pelanggan terbaru.
Alamat Lengkap Nasi Gandul Pak Memet

Jl. Dr. Cipto No.12, Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50123
Lokasinya berada di kawasan yang cukup strategis dan mudah dijangkau dari pusat kota.
Jam Operasional Nasi Gandul Pak Memet

Buka Setiap hari Mulai Pukul : 16.30 – 21.30 WIB
Catatan: Jam operasional dapat berubah saat hari libur atau jika stok sudah habis lebih awal. Disarankan datang sebelum pukul 19.30 untuk menghindari kehabisan lauk favorit.
Menu yang Dijual Nasi Gandul Pak Memet

Menu utama tentu saja nasi gandul dengan berbagai pilihan lauk.
Nasi Gandul Daging Sapi
Irisan daging sapi dengan kuah santan gurih.Nasi Gandul Kikil
Kikil empuk dengan tekstur kenyal dan kuah meresap.Nasi Gandul Campur
Kombinasi daging dan kikil dalam satu porsi.Lauk Tambahan
Paru goreng
Telur bacem
Perkedel
Kerupuk
Pembeli juga bisa meminta kuah lebih banyak sesuai selera.
Kisaran Harga Terbaru

Berdasarkan ulasan terbaru pelanggan di Google Maps dan referensi media kuliner lokal (2025–2026):
Nasi Gandul Daging: sekitar Rp25.000 – Rp35.000
Nasi Gandul Campur: sekitar Rp30.000 – Rp40.000
Lauk tambahan: mulai Rp5.000 – Rp15.000
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung ketersediaan bahan dan kondisi pasar.
Tips Berkunjung
Datang sebelum jam makan malam puncak (sekitar 18.00 WIB).
Jika ingin pilihan lauk lengkap, hindari datang terlalu malam.
Siapkan uang tunai sebagai alternatif pembayaran.
Parkir cukup terbatas, jadi datang lebih awal atau gunakan layanan transportasi yang praktis.
Jelajah Kuliner Lebih Nyaman
Jika Anda ingin mencicipi beberapa kuliner malam sekaligus di Semarang, menggunakan layanan Sewa Mobil Semarang bisa membuat perjalanan lebih praktis.
Anda bisa mempertimbangkan layanan dari Aqilla Rent a Car yang menyediakan rental mobil dengan sopir berpengalaman. Dengan sopir lokal, Anda tidak perlu repot mencari lokasi atau parkir, terutama saat jam makan malam yang ramai.
Jika ingin eksplor kuliner sore hingga malam hari tanpa terburu-buru, reservasi kendaraan sejak awal tentu lebih nyaman.
Nasi Gandul Pak Memet menjadi salah satu pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati kuliner malam berkuah santan khas Jawa Tengah di Semarang. Rasa gurihnya yang khas, potongan daging yang empuk, serta harga yang relatif terjangkau membuatnya tetap ramai hingga sekarang.
FAQ Seputar Nasi Gandul Pak Memet Semarang
Nasi gandul adalah makanan khas Jawa Tengah berupa nasi putih dengan kuah santan berempah, biasanya disajikan dengan irisan daging sapi atau kikil.
Menu yang disajikan berbahan dasar daging sapi dan lauk umum lainnya. Untuk kepastian detail, pengunjung dapat langsung menanyakan kepada penjual saat berkunjung.
Sore hari sekitar pukul 16.30–18.30 WIB agar pilihan lauk masih lengkap dan belum terlalu ramai.
Sekitar Rp30.000–Rp50.000 per orang sudah cukup untuk satu porsi nasi gandul lengkap dengan tambahan lauk.
Ya, lokasinya di Semarang Timur dan masih tergolong mudah dijangkau dari pusat aktivitas kota.



